Semua org punya masalah masing2, insecurity, Insanity, mental health issues masing masing.
Mungkin kesepian, kehampaan, perasaan menyerah, merasa kecewa, merasa muak dengan hidup, atau merasa muak dengan diri sendiri, marah dengan diri, jijik dengan diri, mungkin karena keserakahan, ego dan nafsu.
Setiap orang punya tempat terapi nya masing2, punya cara terapi masing2.
Jangan bandingkan diri mu dengan mereka, jangan tekan diri mu terlalu keras, jangan bohongi diri mu terlalu dalam.
Maafkan diri mu sendiri jika kau kecewa dengan dia yang ada di cermin.
Maafkan dia jika kau kecewa dengan seseorang.
Ikhlaskan hidup mu jika kau kecewa dengan jalan cerita mu.
Pelan pelan saja, jangan mengejar waktu, karena luka kulit saja butuh waktu untuk mengering, apalagi luka batin.
Semoga siapapun yang pernah aku sakiti, hidupnya menjadi sangat bahagia hingga lupa pernah tersakiti.
Aku tak percaya lagi pada diri ku untuk mengurus hidup ku. Aku rusak, sakit dan lelah.
Ku serahkan pada Pemilik diri, aku ikuti semua perintah Nya, walau jiwa kelam ku masih menginginkan kegilaan dosa dosa ku.
"Kesabaran itu ada dua macam: sabar atas sesuatu yang tidak kau ingin dan sabar menahan diri dari sesuatu yang kau ingini." -Ali Bin Abi Thalib
Aku lihat diri ku lihai dalam bersabar atas segala keburukan yang menimpa, atas tangis dan luka, aku berdiri kokoh menguat dan menjadi mulia, namun ketika ujian hidup ku adalah keindahan yang menipu, hasrat indah yang keji, kesempatan yang menjerumuskan, maka aku gagal dan tertipu, aku masuk dalam kubangan itu, aku berlumuran kehinaan.
Aku tak mampu mengurus hidup ku lagi, tak bisa memilih mana baik dan buruk, tak menentu arah ku, tak bisa ku hinakan kehinaan itu, masih ku rindu, masih ku ingin..... namun aku tak tau misteri waktu, aku mungkin harus menyerahkan diri ku sekarang juga untuk berpasrah pada Pemilik diri, aku tunduk bersabar menahan diri dari sesuatu yang aku ingini. Tuhan tolong urusilah hidup ku, bersihkanlah diri ku. Sebelum kita bertemu di kehidupan akhirat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar