Mindset tekad syurga
Ketika aku berfikir bahwa workout itu penting untuk kesehatan, dan hasilnnya adalah body goal maka aku bertekad, memiliki bentuk badan ideal, setiap lemak dan kilogram yang naik harus dibasmi dengan olahraga sekuat tenaga sampai titik batas hampir pingsan, aku diet menahan makanan kesukaan, desert, kue, minuman manis, es krim, semuanya harus dihindari karena pantangan yang dapat menjauhkan dari bodygoal. Makanan sehat dipersiapkan setiap hari, air putih diminum banyak walau sudah kenyang.
Ada perjuangan yang dilakukan demi mencapai goal tersebut. Tidak berpasrah pada nafsu yang menginginkan makanan pantangan, nafsu yang menginginkan bermalasan tidak berolahraga membakar lemak.
Selama ini otot ku kuat namun tekad iman ku lemah.
Setelah aku fikir lebih dalam, ternyata membentuk badan sehat, kuat dan indah adalah sebuah analogi atau perumpamaan perjuangan dalam meraih hal yang lebih bermakna yaitu ridho Allah, yang mendatangkan syurga dan ketenangan.
Ada pantangan yaitu hal haram dan maksiat yang terasa nikmat layaknya makanan berlemak, yang menjauhkan dari goal utama, seperti pantangan mencuri atau mengambil uang syubhat, menjauhi orang yang disukai ketika tidak ada hubungan halal, menjauhi pekerjaan membuka aurat atau ribawi, menjauhi tempat hiburan yang haram, menggosip, dan lain lain.
Ada juga perjuangan mengerjakan hal yang dihalalkan, dan perjuangan melakukan kebaikan yang memerlukan pengorbanan layaknya berolahraga sampai batas kekuatan kita, jangan menyerah dulu sebelum hampir pingsan. Jangan menyerah melakukan kebaikan selama masih bisa kita lakukan, seperti bersedekah walau sedang susah, bakti pada orang tua walau sedang lelah, menolong kesulitan orang walau kita sedang ada masalah juga, solat tepat waktu, puasa sunah, solat duha, bangun malam solat tahajud, baca alquran setiap hari, hafalkan alquran, taat pada suami, pergi ke pengajian, mengurus anak dengan sabar, istri dengan ikhlas dirumah, suami bekerja halal walau banyak kesempatan menipu nipu, mengajak orang untuk mendekat pada Allah, menasehati dengan lembut dan sembunyi.
Mengikuti hawa nafsu perut dan malas olah raga, maka Allah datangkan musibah penyakit dan obesitas.
Mengikuti hawa nafsu maksiat dan malas berusaha menjadi orang soleh, maka Allah biarkan hati menjadi keras sampai ajal memisahkan, semoga bukan kita yang menjadi orang golongan ini.
