Selasa, 18 Desember 2012

soundtrack yang lumayan memotifasi (Fly to your heart)


Watch all the flowers
Dance with the wind
Listen to snow flakes
Whisper your name
Feel all the wonder
Lifting your dreams… You can fly

Fly to who you are
Climb upon your star
You believe you'll find your wings
Fly…
 to your heart

Touch every rainbow
Painting the sky
Look at the magic
Glide through your life
A sprinkle of pixie dust
Circles the night…You can fly

Fly to who you are
Climb upon your star
You believe you'll find your wings
Fly

Everywhere you go
Your soul will find a home
You'll be free To spread your wings
Fly…You can fly
To your heart

Fly to the heights of all you can be
Soar on the hope of marvelous things

Fly to who you are
Climb upon your star
You believe you'll find your wings
Fly

Everywhere you go
Your soul will find a home
You'll be free To spread your wings
Fly…You can fly
To your heart

latihan nasyid

kami para akhwat latihan nasyid di salah satu gedung di UIN JKT. saat azan magrib berkumandang kami menghentikan latihan lalu bergegas ke masjid fathullah. namun saat kami menuju lantai dasar dan ingin membuka pintu kaca, tiba tiba kami tersadar bahwa kami terkunci.

innnalillah... kami panik. aku dan elfi langsung mencari pintu lain di sisi gedung. namun semua sama. langit semakin gelap. lampu lampu mati. ruangan ruangan terlihat mencekam. elfi hampir menangis ketakutan. kami semua panik dan memanggil manggil orang yang bekerja sebagai buruh bangunan di bawah. kami minta tolong dicarikan kunci atau tangga untuk keluar dari gedung itu. elfi tidak mau turun dengan tangga. aku bilang padanya bahwa itu lebih baik dibanding kita tetap disini sampai besok. bapak bapak buruh bangunan itu berusaha mencari tangga.

saat tangga sudah digotong tiba tiba ada seseorang keluar dari salah satu ruangan disana. kami semakin kaget dan panik. namun orang itu seperti pegawai. kami langsung bertanya, apa bapak bawa kunci? bapak itu malah bercanda dan bilang bahwa kita semua akan disini sampai besok. tapi tidak mungkin karena bapak itu bicara sambi terus berjalan ke arah pintu kaca yang terkunci di bawah. sambil berjalan ke arah tangga, kami berteriak pada bapak bapak buruh bahwa kami sudah mendapat kunci. kami sangat bertrimakasih dan meminta maaf karena sudah merepotkan banyak orang.

kami sangat lega karena sudah keluar dari sana. setelah bertrimakasih seadanya kepada bapak pegawai itu, kami langsung pergi, namun kami tidak memperhatikan bapak pegawai tadi karena kami langsung bergegas dan sibuk dengan kelegaan kami sendiri. kami tidak tau dimana bapak pegawai itu sekarang.

aku terdiam. aku teringat bahwa ustad di salah satu TV swasta pernah mengatakan bahwa malaikat itu bertebaran di bumi dalam jelmaan manusia yang macam macam. lebih gila lagi saat kita keluar rumah dan langsung berada di alam malaikat. semua itu gaib. wallahu alam.

yang paling jelas hanyalah kita dapat pelajaran dari ini semua. bahwa kita harus lebih hati hati dalam memilih tempat dan juga memiliki izin pakai.